Sebagai sekolah penggerak, SMA Islam Diponegoro Surakarta berkewajiban untuk mengimbaskan ilmu dan pengalaman yang dimiliki kepada sekolah-sekolah lain sehingga penggunaan kurikulum merdeka bisa terlaksana secara merata di semua sekolah di seluruh Indonesia. Oleh sebab itu, SMA Islam Diponegoro Surakarta yang telah menjadi sekolah penggerak selama dua tahun ini merasa berkewajiban untuk menularkan ilmunya kepada sekolah-sekolah lain. Pada hari Senin, 18 September 2023, SMA Islam Diponegoro Surakarta mengundang tiga sekolah mitra untuk belajar dan berbagi ilmu bersama. Ketiga sekolah tersebut adalah dari SMAN 17 Surakarta, SMA Veteran 1 Sukoharjo, dan SMP Islam Diponegoro Surakarta. Pertemuan ini guna mengimbaskan ilmu dan pengalaman yang telah dipelajari dan dilaksanakan selama ini oleh SMA Islam Diponegoro Surakarta dalam menggunakan kurikulum merdeka.

Pertemuan pengimbasan ini dilaksanakan pada pukul 12.30-15.30 di gedung putri SMA Islam Diponegoro Surakarta. Pertemuan ini membahas tiga materi penting dengan tiga nara sumber berbeda. Materi pertama sekaligus sambutan disampaikan oleh kepala sekolah SMA Islam Diponegoro Surakarta, bapak Ahmadi, S.Pd. Beliau memaparkan tentang alasan mengapa kurikulum harus berubah. Stigma masyarakat yang mengatakan bahwa di Indonesia bila ada pergantian meteri pendidikan akan terjadi perubahan kurikulum sangatlah perlu diubah. Kurikulum berubah seharusnya mengikuti perkembangan zaman sehingga setiap siswa di Indonesia nanti akan siap menghadapi zaman yang berbeda dan dinamis. Betapa kita sering lupa bahwa kita juga harus selalu beradaptasi dengan keadaan yang ada untuk tetap bisa bertahan, begitu pula dengan kurikulum di Indonesia ini.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi kedua dari guru penggerak SMA Islam Diponegoro Surakarta sekaligus wakil kepala sekolah bidang kurikulum, ibu Fatimah Farchana, S.Pd. Beliau menyampaikan tentang komunitas belajar dan budaya positif di sekolah. Ibu Ana, begitu beliau biasa disapa, membahas tentang pentingnya saling berkolaborasi antar guru di komunitas belajar. SMA Islam Diponegoro Surakarta sendiri telah memiliki empat rumpun komunitas belajar, yaitu rumpun sains, rumpun sosial, rumpun bahasa dan umum, serta rumpun agama. Setiap rumpun terdiri dari beberapa guru yang bidang studi yang diajarkan saling berkaitan. Di rumpun sosial misalnya terdiri dari guru-guru mata pelajaran sosial dan kewarganegaraan. Selain itu, ibu Ana juga menjelaskan sikap yang tepat bagi kita sebgaai seorang guru yang harus terus memotivasi dan mendidik akhlak serta keharusan untuk bisa menjadi panutan bagi para siswa.

Materi ketiga dipaparkan oleh ibu Soelistyowati, S.Pd sebagai ketu koordinator Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta termasuk salah satu tim Pelatihan Komite Pembelajaran (PKP) pada program sekolah penggerak. Beliau menyampaikan tentang hal apa sajakah yang sudah dilakukan SMA Islam Diponegoro Surakarta dalam pengimplementasian projek penguatan profil pelajar pancasila selama ini. SMA Islam Diponegoro Surakarta telah melaksanakan empat kali proyek P5 dengan sukses dan bermakna. Hal ini penting untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan berharga bagi para siswa untuk menghadapi masalah riil dilapangan serta menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Selain itu, ibu Soelistyowati, S.Pd  juga mejelaskan peranan guru sebagai pembimbing dan fasilitator dalam pembelajaran. Kemudian, acara dilanjutkan dengan diskusi, tanya jawab, dan pengisian refleksi. Narasumber, fasilitator, hingga seluruh peserta haruslah mengisi refleksi online yang disediakan sehingga apabila ada acara pengimbasan kedepan diharapkan akan bisa lebih baik lagi. Selain itu, pengisian refleksi juuga sangat penting untuk melihat seberapa bermanfaatnya kegiatan ini bagi semua pihak. Sekolah perlu terus berbenah dan memantau perkembangan penggunaan kurikulum merdekannya secar ainternal dan berkemwajiban untuk menularkannya kepada sekolah-sekolah lain sehingga tujuan kurikulum merdeka untuk pendidikan yang merata dapat tercapai.

 

Foto dan video lengkap: https://drive.google.com/drive/folders/1y2tt13cakPMu8Lp-a4OI8O2Bn3NH-O-r?usp=sharing

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Explore More

KUNJUNGAN LAPANGAN FASILITATOR SEKOLAH PENGGERAK KE SMA ISLAM DIPONEGORO SURAKARTA

0 Comments 0 tags

Selasa, 3 Oktober 2023 SMA Islam Diponegoro Surakarta kedatangan tamu fasilitator sekolah penggerak dari Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah. Fasilitator sekolah penggerak yang hadir pada kesempatan ini adalah

KEGIATAN FESTIVAL RAMADHAN “BERPUASA DAN TERUS BERKARYA” HARI 4

0 Comments 0 tags

  Festival Ramadhan bertema “Berpuasa dan Terus Berkarya” dihari keempat adalah cipta puisi.Juri kegiatan ini adalah ibu Soelistyowati, S.Pd., sebagai guru bahasa Indonesia di SMA Islam Diponegoro Surakarta. Para peserta

KOMPILASI VIDEO PENGABDIAN PEMBELAJARAN ALQURAN METODE UMMI OLEH SISWA-SISWI SMA ISLMA DIPONEGORO SURAKARTA YANG LOLOS SERTIFIKASI UMMI

0 Comments 0 tags

Beberapa waktu lalu, sebanyak 32 siswa-siswi SMA Islam Diponegoro Surakarta, yang terdiri dari 13 siswa putra dan 19 siswi putri, dinyatakan lolos untuk menjadi pengajar Alquran metode UMMI dengan bukti