Salah satu tanggung jawab utama boarding SMA Islam Diponegoro Surakarta adalah memastikan kesehatan santri-santrinya. Oleh karena itu, SMA Islam Diponegoro Surakarta melakukan proses pengecekan kesehatan secara rutin untuk para santrinya. Seluruh santri boarding SMA Islam Diponegoro Surakarta mendapatkan fasilitas layanan kunjungan dokter secara rutin ini. Kegiatan pengecekan kesehatan ini dilaksanakan di UKS asrama boarding dengan dr. Aruji Hudoyo sekalu dokter boarding. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 7 November 2024. Cek kesehatan ini mencakup banyak aspek agar kesehatan para santri boarding terpantau dengan baik. Selain itu, bila ada yang sakit, diharapkan dapat segera ditangani. Hal ini penting untuk mencegah penularan penyakit sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar baik di sekolah maupun di asrama. Baik para santri maupun orang tua santri boarding merasa terbantu sekali dengan pengecekan kesehatan rutin ini dan sekolah berkomitmen untuk terus berpegang teguh pada tugas penting memastikan kesehatan para santrinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Explore More

SUKSESKAN PROGRAM KULIAH SISWA, SEKOLAH BERIKAN MOTIVASI DAN PENGUATAN SNBP DAN UTBK

Sabtu, 6 Januari 2024 sekolah mengadakan Program Motivasi dan Penguatan Siswa untuk Sukses kuliah, baik melalui jalur Seleksi nasional Berbasis Prestasi (SNBP/Bebas Tes) dan Seleksi Nasional berbasis Tes (SNBT/UTBK). Pada

PROSES MONITORING DAN PENDAMPINGAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA OLEH KEPALA SEKOLAH SMA ISLAM DIPONEGORO SURAKARTA

Sebagai sekolah yang telah menerapkan kurikulum merdeka dan menjadi sekolah penggerak angkatan ke 2, SMA Islam Diponegoro Surakarta berkewajiban menyelenggarakan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau yang sering disingkat

Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) Terkait Pengalaman Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa

SMA Islam Diponegoro Surakarta (10 November 2023) Siswa mampu mengatasi kesulitan belajar dengan kondisi kegiatan pembelajaran yang tidak sesuai harapan. Konseli merasa kesulitan dalam mengingat  materi pelajaran padahal menurut hasil