Beberapa waktu lalu, beberapa siswa-siswi SMA Islam Diponegoro Surakarta mengikuti sertifikasi guru Alquran metode UMMI  yang diuji langsung oleh tutor dari UMMI Foundation. Siswa-siswi yang lolos program sertifikasi ini akan mengantongi sertifikat yang membuat mereka berhak mengajar Alquran dengan metode UMMI.

Pengabdian masyarakat bagi siswa-siswi yang lolos sertifikasi guru Alquran metode UMMI ini juga telah dilakukan ketika bulan Ramadhan kemarin. Mereka mengajar Alquran dengan metode UMMI pada masyarakat secara gratis. Lokasi pengajarannya berada di kampus 2 Yayasan Pendidikan Islam Diponegoro Surakarta.

Kelanjutan pengabdian masyarakat untuk program ini adalah, saat ini, siswa-siswi SMA Islam Diponegoro Surakarta mengajar Alquran metode UMMI di unit SD Islam Diponegoro Surakarta. Setiap siswa yang telah mengantongi sertifikat UMMI ini, nanatinya akan melihat guru UMMI YPID mengajar di kelasnya. Kemudian, mereka akan diminta mengajar Alquran dengan metode UMMI ini di hari-hari berikutnya. Hal ini akan memberikan pengalaman berbeda bagi siswa-siswi SMA Islam Diponegoro Surakarta karena mereka akan merasakan langsung mengajar secara klasikal. Semoga hal ini akan memberi pengalaman berharga untuk siswa-siswi SMA Islam Diponegoro Surakarta yang telah tersertifikasi mengajar Alquran dengan metode UMMI ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Explore More

UJIAN TASHIH UMMI BAGI 30 SISWA-SISWI SMA ISLAM DIPONEGORO SURAKARTA

Al qur’an adalah lentera dan jalan hidup umat muslim. Sebagai sekolah Islam, SMA Islam Diponegoro Surakarta tentu saja sangat memperhatikan penguasaan Al qur’an para warga sekolahnya. Selain adanya tadarus Al

Selamat Idul Adha 10 Dzulhijiah 1446 H

SMA Islam Diponegoro Surakarta Mengucapka Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijiah 1446 H “Di hari yang suci ini, semoga kita bisa meneladani ketulusan Nabi lbrahim dan Ismail.” Idul adha

Yuk Kenali Gaya Belajarmu……

Setiap siswa pasti punya gaya belajar sendiri sesuai dengan kondisi fisik maupun psikisnya. Dengan mengetahui gaya belajar masing – masing , siswa akan lebih mudah dalam menerima pelajaran / materi