Surakarta, 6 Januari 2024, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Islam Diponegoro Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Primkopad D-12 Pusat Pendidikan Topografi (Pusdiktop) yang terletak di Jalan Sidikoro No.1, Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Kegiatan LDK dimulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini dihadiri oleh seluruh anggota OSIS dengan tujuan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan disiplin anggota OSIS. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari perwakilan pimpinan Pusdiktop serta Ibu Ricka selaku Wakasek Bidang Kesiswaan. Mereka menyampaikan harapan dan motivasi terhadap para anggota OSIS SMA Islam Diponegoro Surakarta agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan berharga ini dan mendapatkan pembelajaran yang dapat diterapkan saat di sekolah nantinya.

Acara dilanjutkan dengan pemamparan materi mengenai 11 azaz kepemimpinan yang dijelaskan oleh Bapak Dwi. 11 azaz kepemimpinan mengusung nilai-nilai yang mendalam agar dapat melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berkarakter. Pertama adalah Taqwa yang menjadi pondasi utama untuk memberikan arah dan makna dalam setiap tindakan kepemimpinan. Selanjutnya, Ing Ngarsa Sung Tulada menekankan pentingnya memberi suri tauladan di hadapan anak buah, Ing Madya Mangun Karsa mendorong semangat untuk mencapai tujuan yang lebih baik. Tut Wuri Handayani memberikan pesan bahwa seorang pemimpin harus mampu mempengaruhi dan memberi dorongan dari belakang kepada anak buah. Waspada Purba Wisesa mengajarkan tentang pentingnya selalu waspada mengawasi, serta sanggup dan memberi koreksi kepada anak buah. Ambeg Parama Arta dapat memilih dengan tepat mana yang harus didahulukan. Prasaja menekankan pada tingkah laku yang sederhana dan tidak berlebih-lebihan. Satya mencerminkan Sikap loyal yang timbal balik. Gemi Nastiti mengajarkan arti kesadaran dan kemampuan untuk membatasi penggunaan dan pengeluaran segala sesuatu kepada yang benar-benar diperlukan. Belaka menekankan pada prinsip bahwa seorang pemimpin harus memiliki kemauan, kerelaan dan keberanian untuk mempertanggungjawabkan tindakan-tindakannya. Terakhir, Legawa menggambarkan kemauan, kerelaan dan keikhlasan untuk pada saatnya menyerahkan tanggung jawab dan kedudukan kepada generasi berikutnya. Semua azaz tersebut menjadi landasan kuat dalam membentuk karakter pemimpin yang berkualitas dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungannya.

Sesi ketiga dilanjutkan dengan demonstrasi PBB oleh Pak dwi dan instruktur meliputi aturan duduk, aturan masuk ruangan dan lain-lain untuk membentuk karakter melalui disiplin dan ketertiban. Setelah demonstrasi, dilanjutkan dengan memberikan pengalaman langsung praktik PBB di lapangan, OSIS SMA Islam Diponegoro Surakarta terbagi menjadi dua regu yakni regu putra dan regu putri yang diberikan bimbingan secara langsung oleh instruktur yang berkompeten. Instruktur memberikan panduan dan bimbingan langsung untuk meningkatkan kekompakan dan kedisiplinan peserta. Acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan oleh SMA Islam Diponegoro Surakarta kepada Pusdiktop dan dilanjutkan dengan foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan yang penuh makna. Ekspresi kebahagiaan dan kebersamaan terpancar dari wajah-wajah para peserta, guru, dan anggota pusdiktop.

Ketua OSIS Putra SMA Islam Diponegoro Surakarta, Muhammad Sofwan Amir, menyampaikan kesan dan harapannya bahwa “LDK kali ini tidak hanya sekadar latihan, tetapi juga perjalanan pembentukan karakter dan persaudaraan. Saya berharap agar anggota OSIS SMA Islam Diponegoro Surakarta membawa pulang pengalaman berharga dan semangat kepemimpinan yang akan membawa dampak positif bagi kepenguruan OSIS SMA Islam Diponegoro Surakarta.” Pada kesempatan yang sama, Ibu Ricka Intan Setyani selaku wakasek bidang kesiswaan menekankan pentingnya kerjasama semua pihak. “Suksesnya LDK ini tak terlepas dari dukungan dan kerja keras seluruh panitia, guru, dan tentu saja semangat tinggi dari para peserta. Terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi.” LDK OSIS SMA Islam Diponegoro Surakarta di Pusdiktop tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembentukan kepemimpinan, tetapi juga sebagai panggung untuk memupuk semangat kebersamaan, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Suksesnya acara ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan penuh semangat.

More photos and videos:

https://drive.google.com/drive/folders/1YxS-zRVmqdPwXOrhBHwgfZLRtrtGJqRx

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *