Penguatan karakter peserta didik terus diasah di SMA Islam Diponegoro Surakarta. Berbagai program menarik dilakukan agar para peserta didik terus menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan berakhlaqul karimah. Beberapa waktu lalu, para peserta didik belajar tentang kepemimpinan dengan perwakilan anggota TNI yang ada di Solo. Antusiasme para peserta didik sangatlah besar dan acara tersebut sangatlah berkesan bagi mereka.

Pada awal semester genap ini, diadakan pula acara penguatan dan penanaman karakter peserta didik dalam acara malam bina iman dan taqwa yang dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, 14-15 Januari 2023 yang dilaksanakan di SMA Islam Diponegoro Putri. Para siswi dan guru menginap disekolah dan mengikuti serangkaian kegiatan yang bermanfaat dan berkesan untuk mereka.

Acara dibuka oleh bapak Ahmadi, S.Pd. sebagai kepala sekolah SMA Islam Diponegoro Surakarta. Beliau menyampaikan motivasi diadakannya acara hari ini sehingga meminta setiap siswi untuk terlibat aktif dan memberikan kesan tersendiri bagi mereka. Acara dilanjutkan dengan tausiyah yang diisi oleh Ustaz Muhammad Baragbah. Beliau salah satu Ustaz yang digandrungi masyarakat Solo karena keramaahan dan isi ceramahnya yang selalu lucu dan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari remaja saat ini. Ceramah beliau berisi tentang pentingnya menjaga pergaulan di akhir zaman sekarang dan betapa pentingnya kita harus berpegang teguh pada ajaran agama Islam. Setelah tausiyah, sambil menunggu azan maghrib berkumandang, para siswi sudah berwudhu dan melakukan tilawah Alquran secara berkelompok. Ada 13 kelompok dengan masing-masing guru pembimbing melantunkan ayat-ayat suci Alquran yang pembagian juznya dibagi berdasarkan nomor urut kelompok. Kemudian, dilaksanakanlah sholat maghrib berjamaah denga Ustaza Siti Isfah sebagai imamnya. Selanjutnya, para siswi membaca Ratib Alhaddad bersama-sama dan mendengarkan kultum yang disampaikan oleh perwakilan siswi dari tiap jenjang. Dari kelas XII, tausiyah disampaikan oleh Najwa Khanan yang berisi tentang bakti kepada orang tua. Zulfa Nur Bahira dari kelas XI juga menyampaikan tausiyahnya yang banyak menggunakan bahasa Jawa dan berisi tentang tata cara mengurus jenazah. Hal ini sangatlah penting sehingga sehingga kita tidak kebingunan bila ada keluarga atau tetangga yang meninggal dunia. Setelah itu, tausiyah dari Fatimah Amiroh kelas X membahas tentang adab dalam berdoa. Dia mengisahkan ada seseorang yang berdoa di zaman Nabi Musa AS tetapi hatinya tidak menghadirkan Allah SWT. Pelajaran penting yang dapat dipetik adalah kita boleh meminta apapun pada Allah SWT dan mintalah dengan permintaan yang besar, tetapi kita harus ikhlas dan khusyu saat berdoa. Setelah mendengarkan 3 tausiyah tadi, para siswi melanjutkan dengan sholat isya berjamaah dan makan malam.

Acara dilanjutkan dengan penampilan dari 13 kelompok yang telah dipilih sebelumnya. Penampilan dari siswi ini beragam, ada yang membaca puisi bersambung, drama, dan lain-lain sesuai kreativitas mereka. Pada pukul 23.00, para siswi dipersilahkan untuk tidur.

 

Keesokan harinya, setelah melakukan tahajud yang disusul dengan sholat subuh berjamaah, Ustazah Siti Isfah menyampaikan kultum untuk memberi semangat siswi dalam menjalani hari. Kemudian, acara dilanjutkan dengan doa pagi dan membaca wirul latif bersama-sama. Para siswi juga diberikan snack pagi untuk memberi tenaga mereka sebelum beraktivitas lagi.

Acara hari kedua adalah jalan sehat dan games yang akan dilaksanakan di SD Islam Diponegoro Surakarta kampus 2 yang terletak di Jl. Untung Suropati No.124, Ps. Kliwon, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta. Para siswi berjalan dari kampus putri dan berhenti di 3 pos, di pos 1, para siswi diminta menjawab pertanyaan yang disediakan dan apabila berhasil boleh melanjutkan perjalanan ke pos berikutnya. Di pos kedua, disediakan 5 jenis rempah-rempah, para siswi diminta mencium bau dan menentukan nama rempah-rempah tersebut. Kemudian, mereka melanjutkan perjalanan hingga ke pos 3. Di pos 3, para siswi diberi sarapan kemudain dilanjutkan permainan tebak gaya yang dibagi per masing-masing kelompok. Permainan ini sangat meriah dan menyenangkan. Setelah itu, diadakan foto bersama dan setiap siswi kembali ke SMA Islam Diponegoro Surakarta gedung putri untuk berkemas dan pulang.

Acara malam bina iman dan taqwa ini sangatlah seru dan bermanfaat untuk menanamkan nilai-nilai agama, kemandirian, kebersamaan, dan kerja sama yang baik bagi siswi. Semoga acara ini bisa dilaksanakan setiap tahun dengan dukungan penuh dari berbagai pihak.

Cek foto-foto lengkap kebiatan mabit 2023 disini:

https://drive.google.com/drive/folders/1oi4XsyhZmkH-OOh8H_CDDVl7384PQL3x?usp=sharing

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *